Senin, 30 November 2020
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Sejarah Baru, Pertama Kali Ekspor Jagung dengan Kapal Terbesar

Gorontalo Utara,Distanprov,- Pelepasan Ekspor komoditas pertanian Jagung dan tetes tebu ke philipina oleh Menteri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Suharso Monoarfa berjalan lancar dan sukses.

Bertempat di Pelabuhan Anggrek, Desa Ilangata Kec. Anggrek, Kab. Gorontalo Utara, Sabtu (15/08/2020), ekspor jagung pada bulan Agustus ini sebesar 12.000 ton dengan nilai ekspor senilai 49.9 Milyar Rupiah dan Tetes Tebu (molasse) sebesar 11.700 ton dengan nilai ekspor 27.3 Milyar Rupiah. Kegiatan pelepasan ekspor jagung kali ini oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa merupakan ekspor yang ke 4 di Tahun 2020.

Kadistan Provinsi Gorontalo dalam sambutannya menuturkan, produksi jagung dari tahun 2019 sampai dengan akhir mei 2020 keseluruhannya mengisi pasar dalam negeri karena harganya jauh lebih baik dengan selisih sekitar 400 rupiah per kg. Dan pada bulan Juni 2020 Gorontalo kembali melakukan ekspor jagung dengan tujuan Philipna.

”Alhamdulillah, kegiatan ekspor jagung hari ini mampu memperbaiki harga jagung yg tadinya cenderung turun sempat menyentuh angka 3100/kg, dengan adanya ekspor harga pembelian jagung saat ini mencapai 3.450 rupiah per kg”, tutur Muljady.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Muljady D. Mario mengatakan, kegiatan ekspor Jagung ini juga merupakan sejarah Provinsi Gorontalo yang baru pertama kali melaksanakan ekspor dengan kapal berkapasitas terbesar. Dan ekspor jagung hari ini merupakan tahap ke empat ditengah pandemi covid 19 yang melanda seluruh dunia.

Untuk ekspor jagung Tahap pertama dilakukan tanggal 9 Juni 2020 sebanyak 6.100 Ton senilai lebih dari 24,7 Milyar rupiah, Tahap ke dua pada tanggal 17 Juni 2020 sebanyak 6.300 Ton senilai 25,9 Milyar rupiah, serta Tahap ke tiga pada tanggal 22 Juli 2020 sebanyak 6.100 Ton senilai Rp 24.8 Milyar.

Sehingga total ekspor Jagung sampai dengan hari ini selama kurun waktu 3 bulan di tahun 2020 ini sebesar 30.500 Ton atau senilai 125,5 Milyar rupiah dengan tujuan Philipina.

”Ungkapan syukur dan terimakasih sebesar-besarnya, ekspor jagung ini bisa terlaksana karena dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah antara lain melalui dukungan Kementerian Pertanian dan dukungan Bapak Gubernur melalui Apbd Provinsi Gorontalo, ini bisa terlihat dari total bantuan benih disalurkan kepada petani pada semester pertama (s/d bulan juni) tahun 2020 ini sudah mencapai 110.000 hektar”, ujar Muljady.

 

 

Pewarta : Oman_PPID Distanprov