Jumat, 23 Agustus 2019
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Rapat ASEM, Dinas Pertanian dan BPS Sepakat  SATU DATA Untuk Data Peternakan 2019

 

Gorontalo,Distanprov-Rapat penetapan Angka Sementara (ASEM) rutin dilaksanakan setiap pertengahan tahun oleh Dinas Pertanian Provinsi Kabupaten dan Kota serta Badan Pusat Statistik (BPS) se Provinsi Gorontalo, tujuannya adalah konsolidasi antara statistik provinsi maupun kabupaten kota kemudian akan di verifikasi dan di validasi angka sementara dan angka tetap peternakan tahun 2019 yang di harapkan adanya sinkronisasi data statistik bidang peternakan dan terstrukturnya data statistik bidang peternakan yang akurat.

Bertempat di Ruang Rapat Dinas Pertanian Provinsi, kepala dinas pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi D Mario membuka secara resmi Rapat Penyusunan Angka Sementara data peternakan tahun 2019 selasa (09/07/2019). Turut mendampingi Herum Fajarwati,  Kepala BPS Provinsi Gorontalo, serta pejabat pengolah data statistik pertanian kab/kota se Provinsi Goorntalo.

Dalam sambutannya Mulyadi menyampaikan di Tahun 2018 ada perbedaan data angka populasi dari Badan Pusat Statistik yang menggunakan hasil survey pertanian antar sensus dengan angka yang di peroleh dari Dinas Pertanian Provinsi maupun kabupaten/kota dengan perbedaan angka kurang lebih 20% atau angka provinsi mencapai 39.000 populasi. Untuk mengatasi perbedaan ini harus di carikan solusi bagaimana perbaikan metode pengumpulan data bersama BPS Provinsi pada tahun 2019 dengan cara ‘by name by address’

Mulyadi menambahkan sulitnya mendapatkan data populasi peternakan di Provinsi Gorontalo ini karena sebaran ternak yang cukup luas termasuk juga budaya masyarakat yang masih sedikit untuk mengkandangkan ternak kemudian perpindahan ternak antara wilayah yang sering terjadi dan kurangnya melaporkan kalau ada kelahiran ternak, imbuhnya

Pada kesempatan yang sama Kepala BPS Provinsi Gorontalo Herum Fajarwati dalam sambutannya menyampaikan akan terus berupaya mengatasi perbedaan data statistik peternakan melalui pengumpulan data yang terintegrasi dengan cara melakukan metodologi “Satu Data” untuk komoditas peternakan karena pada dasarnya data yang digunakan oleh pemerintah adalah data dari BPS dan saat ini sudah ada Perpres nomor 39 tahun 2019.

Dalam metodologi “Satu Data” ini nanti akan ada tata kelola siapa yang harus melakukan pendataan data dasar yang merupakan kewajiban BPS, ada untuk data sektoral yang lebih fokus di gunakan oleh kementrian, Intitusi atau OPD di daerah masing-masing dan ada juga data khusus untuk kepentingan perusahaan-perusahaan yang akan melakukan penelitian khusus untuk pemasaran.

Data peternakan merupakan data sekotral yang penguatannya akan lebih di fokuskan ke lembaga atau instansi OPD yang membidangi peternakan. Karena Pertanian sangat potensial untuk di kembangkan di provinsi gorontalo. Dan untuk pembangunan pertanaian harus membutuhkan data dasar yang baik khususnya di bidang peternakan dengan "Satu Data" agar semua data dapat terintegrasi, tutupnya.

 

Pewarta : Oman_PPID Distanprov