Rabu, 24 April 2019
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Rakortekrenbangnas 2019 Hasilkan 10 Kegiatan Utama yang Di Sepakati

Pembukaan Rakortekrenbangnas 2019 di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan (11/04/2019) ; Foto : Della_Distan

 

Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Nasional (RAKORTEKRENBANGNAS) merupakan bentuk pelaksanaan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan antara pusat dan daerah dalam pencapaian target pembangunan nasional. Tujuannya untuk Penyelarasan program, kegiatan, proyek, target, lokasi, dan anggaran pembangunan nasional antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Output dari kegiatan yakni Kesepakatan antara pusat dan daerah terhadap program/kegiatan untuk pencapaian target pembangunan nasional.

Rakortekrenbangnas yang di hadiri oleh pemerintah pusat yang terdiri dari Kementrian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, dan kementerian/lembaga pemerintah non kementerian dan peserta daerah antara lain Sekretaris Daerah,  Bappeda, dan organisasi perangkat daerah yang membidangi urusan pemerintahan tersebut dilaksanakan di Hotel Gran Senyiur  Balikpapan selama 5 Hari (11-15 Maret 2019). Dalam agenda Kegiatan tersebut pada desk Pertanian juga di hadiri langsung oleh Perwakilan dari Kementrian Pertanian, Pemerintah Provinsi Gorontalo baik Bappeda, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota.

Pada Desk Pertanian telah disepakati dan diklarifikasi antara lain usulan program / kegiatan  yang mendukung prioritas nasional sebanyak 36 kegiatan, 10 diantaranya adalah program Pertanian yang meliputi :

  1. Optimalisasi Reproduksi sebanyak 17.000 akseptor
  2. Alsintan Pra Tanam sebanyak 1.052 unit
  3. Pembangunan Embung Pertanian sebanyak 8 unit
  4. Jaringan Irigasi Tersier seluas 3.000 Ha
  5. Pengembangan Kawasan Hortikultura : Kawasan Cabai seluas 320 Ha, Kawasan Bawang Merah seluas 150 Ha, Jeruk 90 Ha, Mangga 50 Ha
  6. Tumpangsari Padi dengan Jagung seluas 19.600 Ha
  7. Tumpangsari Padi dengan Kedelai seluas 4.000 Ha
  8. Tumpangsari Jagung dan Kedelai seluas 5.000 Ha
  9. Pengembangan Tanaman Perkebunan : Kakao seluas 500 Ha, Pala 1.100 Ha, Lada 175 Ha, Cengkeh 1.940 Ha, Tebu 900 Ha
  10. Hijauan Pakan Ternak seluas 100 Ha.

 

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui kepala Bappeda Provinsi Gtlo Budiyanto Sidiki mengungkapkan Rencana tindak lanjut pemprov terhadap hasil kesepakatan ini yaitu Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan penyempurnaan program, kegiatan dan lokasi dalam mendukung prioritas nasional dan prioritas daerah dalam rancangan RKPD dan Renja SKPD, hasil Rakortek menjadi bahan pembahasan prioritas dalam Musrenbang Nasional , hasil Rakortek provinsi  yang diikuti Kabupaten/Kota  menjadi bahan pembahasan prioritas  dalam Musrenbang Provinsi, selain itu Perbaiki data eproposal Kementerian Pertanian 2019 pemeriksanan BPKP indikasi terdapat kelompok yang tidak sesuai dan penginputan eproposal untuk perencanaan tahun 2020 lebih diintensifkan lagi mengingat batas waktu penginputan hanya sampai tanggal 31 Maret 2019. Untuk Proyek kegiatan irigasi akan dibahas tersendiri dengan  bidang ke PU karena terkait dengan kewenangan dan UU.

Kegiatan alsintan pasca.panen akan dibahas lebih khusus di Pra- Musrenbang Kementerian Pertanian, dan harus di lakukan Percepatan finalisasi action plan dan masterplan kawasan pertanian berbasis korporasi pertanian.

 

Pewarta Oman_PPID