Selasa, 25 Februari 2020
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
PROGRAM UPSUS SIWAB 2019 DI PROVINSI GORONTALO SANGAT SPEKTAKULER

Kota Gorontalo,Distanprov,- Program Capaian Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus SIWAB) yang di gagas oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia pada Tahun 2019 ini bisa dikatakan Berhasil di hampir seluruh wilayah provinsi se Indonesia.

Namun prestasi capaian di Provinsi Gorontalo tahun 2019 ini bisa di bilang sangat spektakuler karena sudah dari awal tidak pernah ada di bawah standar garis kuning. Di lihat dari data Kementan RI baik dari Inseminasi Buatan (IB), Pelayanan Pemeriksaan Kebuntingan (PKb), maupun Kelahiran rata rata di atas standar. Untuk itu Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Republik Indonesia Merasa sangat berterima kasih dan sangat bangga kepada Tim Upsus Siwab baik Provinsi Gorontalo, Kabupaten dan Kota.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan Dirjen Peternakan dan Keswan Kementrian Pertanian RI, Hasan Abdullah Sanyata dalam sambutannya sekaligus nara sumber pada Kegiatan Rapat Evaluasi Program Kegiatan Bid. Pertanian dan Upaya Khusus Siwab Tahun 2019 yang di laksanakan di Hotel Horison Kota Gorontalo, Senin (16/12/2019).

"Kami bangga pada peternak di Gorontalo yang bersemangat mengembangkan sapi nasional, sehingga populasinya meningkat, lebih berkualitas, dan dapat menyejahterakan peternak. Ke depan, peternak Gorontalo diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri bahkan dunia, sesuai visi lumbung pangan dunia 2045," kata Hasan Abdullah Sanyata.

Dari data yang di peroleh dapat di lihat peningkatan produksi dan populasi peternakan di Provinsi Gorontalo semenjak tahun 2012 sampai dengan Tahun 2019 mengalami peningkatan yang sangat signifikan, hal ini dapat di lihat dari populasi sapi dari 2017 ke 2018 naik 6.87%, populasi kambing dari 2017 ke 2018 naik 18.39%, populasi ayam buras dari 2017 ke 2018 naik 2.65%. Bahkan capaian UPSUS SIWAB 17.981 akseptor meningkat 149% dari target 12.000 akseptor di tahun 2019.

Ini merupakan kerja sama yang sangat baik dari Pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun tim Upsus baik Kabupaten dan Kota dalam mensukseskan Program Pembangunan Pertanian di Republik Indonesia Khususnya di Provinsi Gorontalo. Dan kedepannya Ia menyampaikan sesuai arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo agar Inseminasi Buatan (IB) terus ditingkatkan dengan program lanjutan 2020 yang di namakan “SIKOMANDAN”’ yakni Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri yang akan segera diluncurkan. Tutup Hasan Abdulah Sanyata selaku PJ Upsus SIWAB di Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Oman_Moningka PPD Distan