Selasa, 4 Agustus 2020
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Petani Gorontalo segera memanfaatkan Asuransi dan Pembiayaan Fasilitas Pertanian

Gorontalo,DistanProv,-Tidak jauh berbeda dari program asuransi pada umumnya, Asuransi Pertanian juga memberi perlindungan maksimal untuk para petani. Terlebih kondisi iklim dan cuaca yang saat ini sulit diprediksi, tentu resiko kerugian yang harus diderita oleh masyarakat tani tidak bisa dihindarkan.

Alasan inilah yang kemudian melatarbelakangi Kementan RI untuk terus melakukan sosialisasi dan menganjurkan seluruh petani mengikuti program Asuransi Pertanian khususnya di Provinsi Gorontalo.

Bertempat di aula rapat Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, di laksanakan Rapat Pemantapan Pelaksanaan Kegiatan Asuransi Pertanian dan Fasilitasi Pembiayaan Pertanian Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2020, Rabu (11/03/2020).

Rapat yang menghadirkan pihak terkait PT. Jasindo Perwakilan Gorontalo, Bank BRI Cabang Gorontalo & Bank BNI Cabang Gorontalo dan di hadiri oleh Pejabat & petugas Dinas Kabupaten/kota & Provinsi yg menangani Asuransi dan Pembiayaan Pertanian, serta Fasilitator Pembiayaan Pertanian Swadaya (FPPS) dari Kabupaten/kota.

Tujuan dilaksanakan rapat ini adalah untuk mengsinkronkan kegiatan Asuransi Pertanian dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) provinsi dengan kabupaten/kota serta peningkatan pemahaman tentang Asuransi Pertanian dan Kredit Usaha Rakyat kepada pejabat/petugas kabupaten/kota dan FPPS untuk diteruskan kepada para petani/peternak di wilayahnya masing-masing ungkap Rina Tayeb Kabid PSP dalam sambutannya mewakili Kadis Pertanian sekaligus membuka acara.

Sampai pada akhir bulan Februari 2020 Asuransi Usaha Tani Padi yang sudah terdaftar sebanyak 468,50Ha dari target 4.000 ha pada tahun ini, kemudian Asuransi Usaha Ternak Sapi dengan target 5.000 ekor pada tahun 2020, sudah mendaftar 1.240 ekor sampai dengan bulan Februari 2020. Untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bidang pertanian dengan target Rp.666.540.000.000 pada tahun ini.

“kami mengharapkan skim kredit KUR ini akan memutus rantai tengkulak yg selama ini menjadi sumber modal petani. Pihak perbankan yang hadir siap mensupport program ini, demi kesejahteraan petani” tutur Rina. Skim kredit KUR bidang pertanian ini mendapat subsidi bunga dari Kementerian Pertanian dari 12 persen tinggal menjadi 6 persen.

Harapannya petani tidak perlu ragu dan bimbang lagi untuk memulai asuransi pertanian ini. “Segala kerugian yang selama ini petani dapatkan jika meminjam uang tengkulak tidak akan dirasakan lagi jika petani bergabung bersama di asuransi pertanian ini”, Tutup Rina.

 

Pewarta : Oman_PPID.DIstan