Senin, 2 Agustus 2021
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 38.000/KgBawang Putih : Rp. 30.000/KgCabe Merah Besar : Rp. 40.000/KgCabe Rawit : Rp. 38.000/KgTomat : Rp. 5.000/Kg
PENTINGNYA ASUPAN MINERAL UNTUK TERNAK SAPI

Mineral dan Peranannya.

Mineral adalah salah satu komponen nutrisi yang memiliki peran penting dalam kelangsungan hidup ternak, dibutuhkan baik untuk memelihara kesehatan, pertumbuhan, produksi, reproduksi dan kekebalan tubuh hewan. Berdasarkan  kegunaannya, mineral dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu golongan yang essensial dan golongan yang tidak essensial.

Berdasarkan jumlahnya, mineral dapat pula dibagi atas mineral makro, dan  mineral mikro. Mineral makro seperti kalsium (Ca), fosfor (P) dan kalium (K), sedangkan mineral mikro seperti mangan (Mn), tembaga (Cu), zinc (Zn), kobalt (Co), iodine (I) dan selenium (Se).

Sapi yang mengalami defisiensi mineral subklinis mengakibatkan laju pertumbuhan berkurang rata-rata 0,1 kg/ekor/hari, daya reproduksi di bawah tingkat optimum dan menurunnya daya tahan terhadap penyakit. Sedangkan sapi yang mengalami defisiensi mineral klinis dapat didiagnosis berdasarkan gejala yang terlihat, seperti kekurusan, hilang nafsu makan, dan keguguran ternak yang bunting. Kalsium merupakan mineral yang paling banyak dibutuhkan oleh ternak dan berperan penting sebagai penyusun tulang dan gigi.

Kebutuhan kalsium dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti umur, bobot badan serta tahapan produksi. Kekurangan kalsium dapat mengakibatkan kegagalan induk bunting mengeluarkan plasenta, kfever atau hypocalcemia ditandai oleh gejala sapi yang ambruk. Kekurangan mineral fosfor dapat menyebabkan gangguan reproduksi pada sapi, seperti kesulitan melahirkan (dystocia), kematian embrio, malformasi tulang, dan terganggunya perkembangan jaringan tubuh.

Kalium dibutuhkan sebagai mineral pembentuk jaringan otot terutama otot uterus atau rahim yang merupakan   bagian dari sistem reproduksi. Sehingga, apabila ternak kekurangan asupan kalium dapat mengakibatkan gangguan reproduksi.

Mengingat bahan pakan hijauan di daerah     tropis umumnya kurang mineral, maka    penambahan vitamin dan mineral dalam pakan merupakan keharusan untuk menghasilkan produktivitas ternak yang sesuai dengan potensi genetiknya.

Program Pemberian Mineral

Program pemberian mineral termasuk tindakan pengecekan keberhasilan program adalah sebuah investasi yang akan kembali    dalam  bentuk sapi yang sehat dan produktif. Program mineral bisa meningkatkan tingkat pembiakan sapi kembali sebesar 2% hingga 4%.

Respon paling banyak akan terjadi pada sapi muda yang masih bertumbuh. Program pemberian mineral akan menyebabkan lebih sedikit anak sapi yang sakit dan lebih sedikit masalah pneumonia pada saat cuaca panas, akan terjadi tambahan berat 25 hingga 30 pon peranak sapi dalam bobot penyapihan-terkadang lebih.

Ternak sapi juga akan lebih produktif dan peternak bisa menghasilkan daging sapi satu setengah kali lebih banyak dari sebelumnya. Suplemen mineral sebenarnya bisa dimasukkan secara injeksi atau suntikan, namun lebih efektif memasukkan mineral ke dalam induk sapi dengan suplementasi yang baik di dalam pakan ternak.

Sumber mineral bisa diperoleh dari pakan hijauan maupun pemberian Mineral Feed Supplement.  Sediaan  Mineral Feed Suplement untuk ternak ruminansia bisa didapatkan di Toko-toko makanan ternak, namun jika peternak kesulitan mendapatkan mineral untuk ternak, bisa digunakan garam.

 

Pewarta : Oman_PPID Distan

Editor : Harisnur Abdul, S.Pt

Pengawas Mutu Pakan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo.

Disarikan dari berbagai sumber.