Jumat, 10 April 2020
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
PENGEMBANGAN HORTIKULTURA DI GORONTALO TERUS DI TINGKATKAN

 

Gorontalo,DistanProv,-Sesuai data yang di peroleh dari Direktorat Jendral Hortikultura Kementrian Pertanian RI, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo termasuk di posisi 10 besar rangking teratas pada realisasi anggaran tahun 2019 yang ditargetkan oleh kementrian pertanian RI.

Untuk lebih meningkatkan program pengembangan hortikultura di Provinsi Gorontalo dinas pertanian melalui bidang hortikultura menggelar Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Program Pengembangan Hortikultura Tahun 2020 yang dilaksanakan di aula rapat Distan Provinsi Gorontalo, Kamis (27/02/2020).

Rapat yang di hadiri oleh Kepala Bidang serta Kepala seksi yang membidangi Hortikultura kab/kota se Provinsi Gorontalo ini membahas tentang prioritas utama pengembangan hortikultura meliputi pada pengembangan cabe rawit, cabe besar, bawang merah dan kawasan buah lainnya salah satunya durian.

Kepala Dinas Pertanian melalui kabid hortikultura Mommy Igirisa mengungkapkan untuk mendukung keberhasilan program ini sudah di sediakan fasilitas pendukung baik dari anggaran APBD maupun APBN tahun 2020, olehnya perlu di adakan sosialisasi serta mengkoordinasikan pelaksanaan program yang ada di kab/kota.

Alokasi bantuan benih dan sarana produksi yang bersumber dari dana APBN tahun 2020 untuk Gorontalo berupa Ekstensifikasi bawang merah seluas 75 hektar, Intensifikasi Cabe Besar 185 Hektar, serta intensifikasi cabe rawit sebanyak 225 hektar.

Untuk lokasi pengembangan Durian rencana kedepan akan berlokasi di Kab. Gorontalo Utara tepatnya di Kecamatan Tolinggula dan Kab. Pohuwato Tepatnya di Kecamatan Taluditi sebanyak 1500 pohon dengan menggunakan dana APBD

Sedangkan untuk pengolahan dan pemasaran hasil hortikultura berupa lapak sayur dan buah berlokasi di Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo.

“Tim kami sudah melakukan verifikasi sebagai ketentuan syarat penerima bantuan sudah terdaftar di simluhtan (Sistem Informasi Penyuluh Pertanian) dan lokasi kecamatan setiap kab/kota lebih disarankan yang sudah terdaftar sebagai lokasi kostra tani”, ujar Mommy Igirisa.

Mommy menambahkan untuk pengembangan hortikultura ini sudah di lakukan pemberian bantuan di tahun 2019 berupa fasilitas bibit dan saprodi jeruk di Kab. Pohuwato, fasilitasi bangsal pasca panen untuk komoditi bawang merah, fasilitasi alsintan pengolahan cabai, fasilitasi alsintan pengolahan pisang.

“Selain itu kita sudah melakukan bimtek kepada petani hortikultura berupa bimtek penerapan Good Handling Practices (GHP) yaitu pedoman umum dalam melaksanakan pasca panen hortikultura secara baik dan benar sehingga kehilangan dan kerusakan hasil dapat ditekan seminimal mungkin untuk menghasilkan produk yang bermutu atau memenuhi standar mutu yang berlaku seperti standar nasional Indonesia (SNI)”, Tutur Mommy.

 

Pewarta : Oman_PPID Distan