Selasa, 26 Januari 2021
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 38.000/KgBawang Putih : Rp. 30.000/KgCabe Merah Besar : Rp. 40.000/KgCabe Rawit : Rp. 38.000/KgTomat : Rp. 5.000/Kg
Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Lepas Ekspor Jagung dan Tetes Tebu Ke Philipina

Gorontalo Utara,Distanprov,-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia Suharso Monoarfa melepas ekspor komoditas pertanian jagung sebanyak 12.000 ton dan tetes tebu sebesar 11.700 ton ke Philipina.

Dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan, acara pelepasan ekspor dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kegiatan yang di laksanakan di Pelabuhan Anggrek, Kecamatan Anggrek Kab. Gorontalo Utara, Sabtu (15/08/2020) juga di hadiri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Bupati dan Walikota, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat kementrian dan Pimpinan OPD Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Pertanian Prov Gorontalo Muljady D Mario mengungkapkan, dalam kurun waktu hampir 10 tahun perkembangan komoditi Jagung di Gorontalo mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibawah pemerintahan NKRI (Rusli Idris).

Sebagai komoditi unggulan di Gorontalo komoditi jagung terus mengisi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Tahun 2018 ekspor jagung Gorontalo mencapai 113.000 ton atau sekitar 35% dari jumlah ekspor jagung nasional, Pada tahun 2019 tidak terdapat ekspor Jagung oleh karena harga Jagung didalam negeri lebih tinggi dibanding harga diluar negeri.

"Alhamdulillah, pada tahun 2020 harga jagung ditingkat eksportir atau diluar negeri lebih tinggi, hal ini dibuktikan dengan total ekspor selama 2020 sampai dengan bulan agustus ini yaitu sebanyak 30.500 Ton atau senilai 125 Milyar Rupiah", ujar Muljady.

Dalam sambutannya Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sangat bangga melihat Provinsi Gorontalo dengan perkembangan yang sangat signifikan khususnya dalam program peningkatan pertanian di Gorontalo.

“Apresiasi dan suatu Kebanggan tersendiri bagi saya, Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan khususnya di Bidang pertanian patut di acungi jempol, dilihat dari perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun”, tutur Suharso Monoarfa yang berdarah asli Gorontalo ini.

Ia menambahkan, keberhasilan yang di capai sampai hari ini juga berkat peran dan kerja keras Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo serta seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo, walaupun di tengah pandemic covid-19 yang mewabah ini, Gorontalo tetap mampu melakukan ekspor besar besaran hanya dalam kurun waktu 3 bulan di tahun ini.

“Atas nama pemerintah Republik Indonesia, saya sangat mendukung dan pasti akan terus membantu pemerintah Provinsi Gorontalo dalam melakukan perencanaan pembangunan di Provinsi Gorontalo baik dari segi Pertanian, Infrastruktur lainnya dalam mendukung program Pemerintah RI”, Tutup Suharso Monoarfa yang juga mantan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo periode 2004-2009.

 

Pewarta ; Oman_PPID Distan