Senin, 18 Desember 2017
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Menteri Pertanian Hadiri Rakor Pangan

Gorontalo - Dalam rangkaian kunjungan ke Gorontalo tanggal 25 Agustus 2016, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan  Rapat Koordinasi Pangan dalam Rangka Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) Provinsi Gorontalo Tahun 2016 di Grand Palace Convetion Centre Kota Gorontalo dan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Pangdam VII Wirabuana, Danrem 131 Santiago, Unsur Forkopinda, Pejabat Kementerian Pertanian RI, Bupati, Walikoto, Pimpinan SKPD lingkup Pertanian Kab/kota, Danramil serta stakeholder terkait.

Pada Rakor Pangan Wakil Gubernur Gorontalo bapak DR. Idris Rahim memberikan sambutan antara lain; Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan kerja Bapak Menteri Pertanian yang merupakan kunjungan keempat di  daerah ini selama menjabat menteri dan ditambahkan Wagub bahwa pertumbuhan ekonomi selama kurun waktu 3 tahun terakhir di Provinsi Gorontalo telah mengalami peningkatan yang signifikan yaitu rata rata 7 % per tahun, dimana sektor pertanian menempati posisi tertinggi dalam memberikan kontribusi bagi PDRB provinsi yaitu sebesar 28,95 %. 

Kasdam VII Wirabuana disela-sela acara menyampaikan beberapa hal antara lain; sesuai dengan kebijakan Kementan RI, pada tahun 2016 target luas tanam Padi di wilayah Prov. Gorontalo seluas 32.704 Ha, realisasi sampai dengan Juli seluas 26.766 Ha, realisasi bulan Agustus seluas 333 Ha sehingga total realisasi untuk wilayah Provinsi Gorontalo seluas 27.099 Ha (82,86%). Sesuai dengan hasil RAPIM tanggal 15 Agustus 2016, telah diadakan revisi target luas tanam Padi Prov. Gorontalo untuk bulan Agustus seluas 4.314 Ha dan September  seluas 4.150 Ha.

Pada akhir acara Rakor tersebut Menteri Pertanian RI menyampaikan arahan;Kenaikan luas panen jagung 50,89% dibanding tahun 2015 atau tertinggi dalam kurun waktu 16 tahun (data BPS), kenaikan produksi jagung 34,71%,Target jagung gorontalo tahun 2017 harus dua kali lipat dari tahun ini (400.000 ha), Bulog dan GPMT (Charoen Pokphand) siap untuk menampung hasil produksi jagung Gorontalo, direncanakan tahun 2018 pabrik Feedmil (pakan ternak) akan dibangun di Provinsi Gorontalo, Gorontalo akan dijadikan Lumbung Pangan Jagung Indonesia. Disela-sela acara Bapak Menteri Pertanian menjanjikan pemberian bantuan berupa;Traktor Roda 2 unutk pak Yunus Naway,Pompa Air 30 Unit untuk Kabupaten Pohuwato, Benih Jagung 10.000 ha dan pupuk gratis, Traktor roda empat 10 Unit dan Hand traktor 10 unit untuk Kabupaten Pohuwato (Brigade Alsintan).