Kamis, 24 Oktober 2019
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
MASYARAKAT GORONTALO TIDAK PERLU RESAH DENGAN ANTHRAKS

 

Gorontalo,DistanProv-Baru-baru ini masyarakat Gorontalo khususnya di Kabupaten Gorontalo sangat resah dengan di temukannya kasus suspek anthraks oleh salah satu warga Desa Mongolato di kecamatan Telaga Kab.Gorontalo. Mereka mengkhawatirkan atas hewan ternaknya khususnya sapi dan kambing.

Kepala Dinas Pertanian,Mulyadi D Mario mendengar hal ini meluruskan persepsi masyarakat yang tengah beredar, dimana kasus suspek anthraks itu bukan semata-mata orang atau hewan ternak tersebut sudah dinyatakan positif anthraks.

Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo ketika di konfirmasi mengatakan, Arti kata Suspek dalam kesehatan itu adalah Penyakit klinis yang kompatibel atau memenuhi definisi kasus klinis tanpa tes laboratorium atau kasus dengan tes laboratorium sugestif tanpa informasi klinis.

“Kami masih melakukan tes laboratorium untuk hal ini, jadi di minta kepada masyarakat agar tidak resah terhadap kasus ini, Intinya dengan kasus suspek anthraks yang terlapor pada 27 Agustus 2019, mayarakat tidak perlu resah karena sudah ada tindakan preventif dari Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo terhadap ternak sapi dan kambing yang rentan akan penyakit anthraks”. Ujar Mulyadi.

Hal yang sama di ungkapkan oleh Kabid Peternakan Kahar Gani dimana Dinas Pertanian mempunyai buffer stock obat-obatan dan vaksinasi anthraks, Ternak yang sehat di lakukan vaksinasi, dan yang sakit di obati.

Penyakit anthraks yang tergolong penyakit bakteri Bacillus anthracis dapat di cegah melalui vaksinasi rutin dan program vaksinasi tersebut tidak di pungut biaya alias gratis.

Untuk itu diminta kepada masyarakat apabila melihat ada kasus kematian ternak jangan langsung di laporkan bahwa ternaknya terinfeksi atau terkena virus anthraks. Karena semua harus melewati uji laboratorium untuk menentukan apakah ternaknya terpapar anthraks atau tidak.

kepala seksi kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Drh.Fenny Rimporok di kesempatan yang sama menjelaskan bagi masyarakat yang mempunyai ternak di daerah yang sudah tertular dan yang mau di vaksin, kami siap membantu dan bekerja sama dengan dinas kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo untuk melakukan peninjauan langsung sekalian pengobatan atau pemberian vaksin.

“Masyarakat tidak usah resah yang penting ternaknya di perhatikan baik itu dalam bentuk pakan, minum serta kebersihan kandang” Ujar fenny kepala seksi Keswan Kesmavet.

Drh Fenny juga menambahkan proses tertularnya anthraks dari hewan ternak ke manusia bisa melalui kontak langsung dan lewat pencemaran udara. Ketika Manusia positif terpapar anthraks harus segera lapor dan memeriksakan diri di puskesmas untuk dilakukan pengobatan, karena penyakit anthraks bersifat zoonosis yang berarti bisa menular kepada manusia, tutupnya.

Pewarta : Oman Moningka_PPID DistanProv