Senin, 22 Oktober 2018
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Komisi IV DPRI RI Meninjau Bendung Pilohayanga Di Kabupaten Gorontalo

GORONTALO, Selasa, 27 maret 2018 (DistanNews) –Tim Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja lapangan di Gorontalo. Pemerintah Gorontalo akan segera mengoptimalkan Bendung Pilohayanga yang ada di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Bendung yang mengairi sawah Fungsi bendung yang paling utama dan paling terasa di masyarakat adalah waduk sebagai salah satu sarana untuk mengairi lahan atau persawahan. Sebelumnya bendungan itu sudah rusak sejak tahun 2016.

Perjuangan para petani dimulai dari pemilihan bibit yang unggul, kemudian perawatan tanaman seperti pupuk dan juga pengairan harus diperhatikan sungguh- sungguh. Menurut Kepala Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi, MAgr, apa bila dalam satu tahun petani menanam padi 3 kali dengan hasil 5 ton/ha dan harga jual gabah kering giling sebesar Rp 5.000/kg maka dalam setahun Bendung Pilohayanga memberikan manfaat kepada petani Rp26-milyar. 

Dalam kunjungan kerja tersebut dihadiri pula oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Dirjen PSP Ir Pending Dadih Permana MEc, dan para Kepala SKPD provinsi dan kabupaten serta petani di Kecamatan Telaga selasa kemarin. Kono didampingi oleh anggota Komisi IV lainnya, yaitu antara lain: Agustina, Dr H Rahmat Nasution, Saleh Fahri, Ir M Nasir Umar, dan Fauzi.

Dari beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah masalah pengairan. Ketika lahan yang ditanami tumbuhan berkuran cukup luas atau bahkan luas, maka akan membutuhkan banyak sekali debit air. Maka dari itulah bendung sengaja dibuat agar dapat menampung banyak air sehingga nantinya akan bisa digunakan bersama- sama untuk mengairi persawahan.  DPR juga siap membantu mengatasi kesulitan petani lain. Sebagai contoh Pemerintah telah menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp 3.150/kg. "Itu berkat aspirasi yang disampaikan wakil rakyat," kata Kono.  Harga tersebut telah mendorong petani bergairah menanam jagung. Kementan juga telah mengalokasikan benih jagung gratis bagi petani untuk 100 ribu ha. 

Bersama  Kementan, Rusli Habibie membantu siapkan benih gratis, traktor, transplanter, harvester, pupuk subsidi, asuransi pertanian,  dan lain-lain. "Saya dipilih oleh rakyat sehingga saya harus berjuang sekuat tenaga untuk kemakmuran masyarakat Gorontalo," katanya.