Jumat, 6 Desember 2019
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
KADIS PERTANIAN BUKA ACARA TEMU APLIKASI TEKNOLOGI DAN SEMINAR NASIONAL

Pemukulan Gong Oleh Kadis Pertanian,didampingi Kabid Program PUSLUH Pertanian (Kiri) dan Kepala BPTP (Kanan) sebagai pembuka acara sekaligus Launching Taman Sains Pertanian

 

Gorontalo,DistanProv-Sektor pertanian merupakan sektor unggulan yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian di provinsi gorontalo, ini dapat terlihat pada kontribusi sektor pertanian terhadap pdrb sebesar 38,01%. Demikian pula halnya dengan struktur lapangan pekerjaan utama sektor pertanian mencapai 32,23 persen, sehingga sektor pertanian menjadai salah satu program prioritas Daerah.

Untuk lebih mengembangkan potensi dan produk pertanian dalam segi teknologi di adakan Kegiatan Temu Aplikasi Teknologi dan Seminar Nasional yang di selenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Gorontalo bertemakan Akselerasi Inovasi Pertanian Era Industri 4.0 Mendukung Kawasan Pertanian Sejahtera (SAPIRA) yang di rangkaikan dengan Launching Taman Sains Pertanian BPTP Gorontalo.

Kegiatan yang dilaksnakan di Ballroom Hotel Dumhil, Kamis (14/11/2019) di buka Oleh Kadis Pertaian Provinsi Gorontalo Mulyadi D Mario yang mewakili Gubernur Gorontalo , di dampingi oleh Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian yang di wakili oleh Kabid Program dan Evaluasi Pusluhtan BPPSDMP Kementan RI, Riza Fakhrizal sekaligus Penanggung Jawab UPSUS di Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan turut juga di hadiri oleh Ketua Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI), Kadis Pertanian Bonebolango, Wakil Rektor Universitas Ichsan Gorontalo serta Dekan Pertanian Universitas Gorontalo dan dihadir oleh seluruh penyuluh pertanian kabupaten Kota se Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya Kadis Pertanian Mulyadi D Mario mengungkapkan Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat menaruh perhatian yang cukup besar terhadap peningkatan produktivitas dan produksi pertanian di antaranya geliat ekspor komoditas unggulan dan komoditas olahan pertanian Memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan, ini dibuktikan dengan realisasi ekspor jagung provinsi gorontalo pada tahun 2018 mencapai 109.800 ton atau memberikan kontribusi sebesar 30 persen terhadap ekspor jagung nasional, demikian pula komoditi olahan tepung kelapa mencapai 12.600 ton dan tetes tebu sebanyak 12.005,309 ton ke negara tujuan asia dan eropa pada tahun 2018.

Alhamdulillah dalam kurun waktu 5 (lima) tahun Program Pemerintah telah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan produksi komoditi unggulan di daerah ini antara lain produksi padi pada tahun 2018 mencapai 354.036 ton atau meningkat 42,4% dari tahun 2012 yang hanya sebesar 245.786 ton. Dan produksi jagung pada tahun 2018 mencapai 1.554.751 ton atau meningkat sangat signifikan 140% dari tahun 2012 hanya sebanyak 644.754 ton, Tutur Mulyadi D Mario.

Mulyadi menambahkan, gambaran peningkatan produksi tanaman pangan ini berbanding lurus dengan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) selama Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo atau mengalami kenaikan signifikan, yang pada tahun pada tahun 2011 masih berkisar diangka 91 % ditahun 2018 mencapai 107,28 %, dan yang menarik menurut laporan BPS capaian NTP Provinsi Gorontalo merupakan kedua terbesar dikawasan timur indonesia dan lebih tinggi dibandingkan provinsi tetangga Sulut. Tutupnya.

 

Pewarta : Oman Moningka_PPID_Distanprov