Senin, 18 November 2019
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
GORONTALO SUKSES EKSPOR BAHAN OLAHAN KOMODITAS PERTANIAN

Gorontalo Utara,DistanProv-Gorontalo kembali sukses mengekspor komoditas strategis pertanian Tetes Tebu dan Tepung kelapa, Sebanyak 25 Ton Tepung Kelapa dan 16.000 Ton Tetes Tebu yang di ekspor dan di lepas langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba, Kamis (24/10/2019) di Pelabuhan Kwandang Gorontalo Utara. Tepung Kelapa dengan Negara tujuan Inggris dan Tetes Tebu ke Fhilipina, sebagaimana diketahui Pertanian khususnya komoditas perkebunan salah satu sektor unggulan yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian di Provinsi Gorontalo dan bisa di lihat dari kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 38,01 persen.

Hasil perkebunan di Gorontalo yang cukup mendominasi adalah tanaman kelapa dan Tebu, menurut data BPS (Angka Tetap 2018) potensi luas areal Tanaman Kelapa seluas 68.959 ha dengan produksi pada tahun 2018 mencapai 55.803 ton. Sedangkan Potensi areal tanaman tebu seluas 989 Ha dengan produksi gula 44.663 ton.

Pengembangan tanaman kelapa di Gorontalo, diupayakan dengan intensifikasi, peremajaan dan integrasi kelapa dengan tanaman jagung. Sedangkan tebu diusahakan melalui pola kerjasama HGU dan KSO.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Gorontalo Darda Daraba yang mewakili Gubernur Gorontalo mengatakan realisasi ekspor provinsi Gorontalo pada tahun 2018 kemarin, Jagung dengan tujuan Philipina, volume 109.800 Ton dengan frekwensi 24 kali, Tetes Tebu tujuan Vietnam volume 12.005,309 ton dengan frekwensi 1 kali, serta Bungkil kelapa dengan tujuan India volume 12.600 Ton dengan frekuensi 2 kali.

“Alhamdulillah Pada Hari ini kami melakukan lagi pelepasan ekspor produk pertanian unggulan provinsi Gorontalo yakni Tetes Tebu oleh PT. PG Gorontalo tujuan Philipina , volume 16 ribu Ton dengan nilai 26.Milyar Rupiah, dan Tepung Kelapa oleh PT. Trijaya Tangguh tujuan Inggris voume sebanyak 25 Ton dengan nilai ekspor mencapai 490 Juta Rupiah”,tutur Darda.

Turut Hadir pada kegiatan ini Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian RI, drh. Sriyanto, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi D. Mario, Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Gorontalo Utara, Yosfin Dangkua dan Perwakilan Bank Indonesia di Gorontalo yang turut di saksikan oleh masyarakat petani Gorontalo Utara.

Sementara itu Kepala Balai Besar Karantina Pertanian RI Sriyanto, itu dalam sambutannya mengharapkan dan meminta kepada para pengusaha yang bergerak di produk olahan tepung kelapa juga memperhatikan kesejahteraan petani di Gorontalo. Sebab, semakin tinggi volume dan frekuensi ekspor dari Gorontalo, diharapkan pihak pengusaha memberi kesempatan bagi para petani untuk menikmati keuntungan yang adil.

“Jangan membeli komoditas Pertanian dengan harga yang terlalu rendah, agar petani Gorontalo benar-benar merasakan dampak yang besar atau dapat menikmati keuntungan dari meningkatnya aktivitas ekspor komoditas pertanian dari Gorontalo”,ujarnya.

Sriyanto menambahkan, Tren ekspor tetes tebu ini jelas meningkat, selain jumlah maupun volume pengirimannya, negara tujuan ekspor tetes tebu juga bertambah, Tetes tebu merupakan hasil samping pabrik gula yang sudah tidak dapat dikristalkan lagi. Meskipun merupakan limbah pabrik gula, namun tetes tebu mempunyai manfaat sebagai bahan baku (molasses) di negara tujuan. Tutupnya.

 

Pewarta : Oman PPID_Distan