Senin, 18 Desember 2017
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Gorontalo Siap Dukung Swasembada Pangan

GORONTALO - Di tahun 2014, produksi jagung di Gorontalo mencapai 400.000 ton sehingga mampu mengekspor jagung sebesar 34.000 ton dan siap mengekspor sebesar 2.200 ton di awal musim panen. Hal ini menjadi kebanggaan bagi provinsi ke-32 di Indonesia. Mengetahui hal tersebut, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman berharap ada kenaikan produksi jagung untuk mendukung swasembada pangan. "Kalau dapat naik menjadi 500.000 ton, bantuan akan kami tambah di tahun 2016 menjadi lebih besar, ucap Mentan usai panen raya jagung perdana bersama Gurbenur Gorontalo, Rusli Habibie ke Desa Tri Darma, Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Selasa (10/2).

Dukungan peningkatan produksi jagung di wilayah Gorontalo, telah digelontorkan bantuan dari APBD untuk lahan jagung seluas 14.000 Ha, sedangkan Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan dukungan lahan jagung seluas 40.000 Ha. Pada provinsi yang merupakan wilayah pemekaran ini, Mentan memberikan bantuan pembangunan jaringan irigasi seluas 8.000 Ha, optimasi lahan seluas 10.000 Ha dan apabila terdapat kenaikan produksi akan ditambah 2.000 Ha. Selain itu Mentan juga menyebutkan akan memberikan bantuan traktor roda empat sebanyak 9 unit dan rice transplanter sebanyak 22 unit. Dalam kesempatan ini, Mentan juga meninjau jaringan irigasi tersier di Desa Luhu Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Di lokasi yang berbeda, Mentan juga melakukan tanam padi dengan sistem jajar legowo di Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo. Gorontalo memiliki luasan 148.000 Ha dengan potensi luasan sebesar 90.000 Ha. Saat ini luasan lahan yang masih tergarap baru 28.000 Ha dengan produksi rata-rata 4,8 per Ha.