Senin, 18 Desember 2017
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
Gerakan Ayo Menanam Bersama Bapak Gubernur Gorontalo

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura melalui kegiatan Penanganan Pasca Panen Hortikultura pada tahun 2016 melaksanakan Forum Komunikasi Petani Hortikultura Provinsi Gorontalo dengan tema Gerakan Ayo Menanam Bersama Hortikultura Fungsi dari Forum Komunikasi Petani Hortikultura ini adalah sebagai sarana komunikasi, kerjasama dan aspirasi masyarakat petani Gorontalo menuju pembangunan pertanian berkelanjutan dan mandiri yang bertempat di Desa Dunggala Kec. Tibawa Kab. Gorontalo pada tanggal 29 Agustus 2016 dengan jumlah peserta 300 orang yang terdiri dari Petani Hortikultura dan kelompk wanita tani. kegiatan ini dihadiri langsung Oleh Bapak Gubernur Gorontalo Dalam Sambutannya Gubernur Gorontalo mengharapkan agar petani dan masyarakat (ibu-ibu PKK maupun KWT) dapat memanfaatkan lahan kosong / pekarangan dengan cara ditanami dengan Cabe Rawit yang merupakan komoditi yang sering mempengaruhi inflasi di Gorontalo.

Pada bulan-bulan tertentu seperti puasa dan lebaran, komoditi Cabe biasanya harganya melonjak sangat tinggi, jika setiap rumah tangga di desa dapat memenuhi kebutuhan cabe rawitnya sendiri maka hal ini dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga petani. Dalam kesempatan ini juga Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura membagikan bufferstock benih sayuran untuk pemanfaatan lahan pekarangan di 16 Desa di Kabupaten Gorontalo. Hal ini terkait juga dengan program Gubernur Gorontalo untuk memanfaatkan lahan kosong/lahan tidur yang ada di desa. Benih yang diberikan antara lain :

  • Benih Kangkung Darat Bangkok
  • Benih Kacang Panjang Peleton
  • Benih Sawi Shinta
  • Benih Timun Magic
  • Benih Paria Raden.

Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pada umumnya para petani hortikultura masih banyak yang sangat tergantung pada bantuan pemerintah. Luas lahan yang tidak berbentuk hamparan, minimnya sarana irigasi sederhana dan tingginya harga benih merupakan 3 faktor utama yang menyebapkan sulitnya pengembangan hortikultura di provinsi Gorontalo. Anggaran yang disusun oleh pemerintah bersama SKPD terkait dalam rangka mengembangkan hortikultura di Gorontalo hendaknya bertujuan pada pada 3 (tiga) target utama :

  1. Perluasan Areal Tanam
  2. Peningkatan Produktivitas
  3. Pemanfaatan Teknologi/Pasca Panen

Upaya mengembangkan Hortikultura di Provinsi Gorontalo hendaknya mulai digalakkan dari segi pendistribusian dan pengolahannya. Kerjasama antara Gapoktan dan pihak swasta (mini market/supermarket) harus mulai dirintis untuk mengahadapi persaingan dalam Masyarakat Ekonomi Asean. Dengan kondisi pertambahan jumlah penduduk secara nasional rata – rata 1,50 persen per tahun, permintaan bahan baku industri dalam negeri, kebutuhan stok nasional dalam rangka stabilitas harga, pemenuhan peluang ekspor serta pertumbuhan industri hilir dalam negeri yang semakin pesat adalah peluang – peluang yang dapat kita manfaatkan untuk lebih giat mengembangkan hortikultura di provinsi Gorontalo.