Rabu, 19 Desember 2018
  Harga Komoditi
Bawang Merah : Rp. 28.000/KgBawang Putih : Rp. 40.000/KgBeras Medium : Rp. 18.000/KgBeras Premium : Rp. 12.500/KgCabe Merah Besar : Rp. 38.000/KgKacang Tanah : Rp. 26.000/Kg
BAPPEDA DAN OPD TERKAIT MONEV PERCEPATAN  PEMANFATAAN BENDUNGAN RANDANGAN UNTUK LUAS TAMBAH TANAM PADI 2018

 

PEMANFAATAN BENDUNGAN RANDANGAN DIPACU UNTUK LUAS TAMBAH TANAM

Gorontalo, Maret - Baru-baru ini Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo berkunjung ke salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato. Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian (PSP) Ir. Nurbaya Gani, M.Si berkunjung langsung ke kecamatan Randangan. Dalam menyangkut inovasi Gubernur Gorontalo dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat provinsi Gorontalo khususnya di kecamatan Randangan, salah satunya telah selesainya pembangunan mega proyek bendungan randangan  di kabupaten Pohuwato dengan potensi seluas 10.000 ha. Sejalan dengan itu program Dinas Pertanian berupa program perluasan cetak sawah tahun 2016 seluas 2.000 ha di kecamatan Randangan namun sampai akhir tahun 2017 kemarin pemanfaatan bendungan yang dibangun ini untuk pemanfaatan luas tambah tanam (LTT) atau untuk pengairan belum memberikan dampak yang siginifikan.

Tidak hanya itu, terkait dengan hal tersebut dalam rangka pemantauan dan evaluasi proyek strategis yang berbasis tematik holistik integratif dan spasial, Bappeda Provinsi Gorontalo bersama Dinas pertanian Provinsi Gorontalo dan Balai Wilayah Sungai II, PU provinsi dan OPD terkait lainya bersma kab pohuwato melakukan monev percepatan pemanfaatan bendungan randangan.

Pada Tanggal 12 Maret 2018 kemarin bapak kepala Dinas Pertanian DR. Ir. muljady Mario pada kesempatan itu mengatakan bahwa hasil akhir dari proyek pembangunan bendungan randangan ini adalah salah satu pemanfaatan yang sangat penting untuk peningkatan kesejahteraan masyrakat, khususnya pemanfataan lahan cetak sawah yang baru di kabupaten Pohuwato. Dari hasil evaluasi bersama tersebut disepakati beberapa hal untuk meningkatkan percepatan pemanfaatan bendungan randangan anta lain :
1. Pihak BWS wilayah II akan segera mempercepat pekerjaan pembersihan jaringan sekunder khususnya di desa manawa dan dulomo paling lambat akhir maret sudah bisa terairi dan dimanfaatkan. 
2. Untuk pekerjaan yang terhambat pembebasan lahan akan segera dikoordinasikan dengan biro pemerintahan dan instansi terkait.
3. Petugas pintu air akan dikoordinasikan oleh dinas pertanian kabupaten Pohuwato sekaligus akan menunjuk koordinator P3A.

Dengan beberapa kesepakatan tersebut akan menjadi komitmen bersama OPD terkait dalam percepatan pemanfaatan bendungan terbesar di provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Pohuwato dan Kecamatan Atinggola.